Wednesday, December 10, 2008

CHKDSK tiap kali WinXP startup

Tentu sebel donk kalau tiap kali menyalakan komputer, selalu harus menunggu cukup lama. Yaitu menunggu system chkdsk berjalan memeriksa error pada harddisk. Lebih sebel lagi, jika error ini tak kunjung dapat diperbaiki oleh chkdsk, sehingga tiap kali booting, selalu chkdsk otomatis jalan.
Berikut ini adalah tahap-tahap cara untuk memperbaiki masalah ini. Bukan hanya sekedar mematikan chkdsk on bootup process, tetapi sekaligus memperbaiki error yang terjadi pada harddisk.
  1. Nyalakan command prompt console, ketik fsutil dirty query e: (asumsi e: ialah nama drive yang bermasalah). Perintah ini berguna untuk memeriksa, apakah masalah pada harddisk ini benar-benar masih terjadi, atau sudah berhasil di perbaiki.
  2. Selanjutnya, matikan saja terlebih dahulu chkdsk pada proses bootup, cukup ketik chkntfs /x e:
  3. Reboot WinXP. Pasti chkdsk sudah tidak akan berjalan secara otomatis lagi saat bootup.
  4. Jika sudah kembali ke windows, nyalakan kembali command prompt console, ketik chkdsk /f /r e: Perintah ini akan memeriksa dan otomatis memperbaiki drive dalam 5 step diagnostik.
  5. Kembali periksa apakah masalah pada harddisk telah selesai, ketik fsutil dirty query e:

That's all. Harddisk kembali sehat, dan bootup lari kencang.

Pindahan Outlook

Saya adalah pengguna Microsoft Outlook. Jika ditanya kenapa? Karena saya butuh syncronisasi dengan kedua mobile phone saya segala data-data yang ada, terutama data-data kontak.
Nah, saat ganti hardware, tentu segala data Outlook harus ikut dipindahkan. Saat tulisan ini saya buat, saya menggunakan Microsoft Outlook 2007.
Untuk memindahkan data-data ini, saya hanya perlu mencari file Personal Storage Folder, yaitu file Outlook.pst yakni file yang menyimpan data-data email, kontak, task dan calendar. File ini tersimpan di:
C:\Documents and Settings\username\Local Settings\Application Data\Microsoft\Outlook\
Cukup hanya satu file ini saja, maka semua data-data Outlook dapat dipindahkan dengan mudah. Caranya ialah:
  1. Membuat profile baru di Outlook yang baru.
  2. Setelah masuk ke dalam Outlook, klik File > Import and Export
  3. Pilih Import from another program or file, lalu klik next
  4. Pilih Personal Folder File (.pst), , lalu klik next
  5. Tekan tombol browse, dan arahkan ke file Outlook.pst dari komputer lama
  6. Import mail langsung ke Personal Folders yang utama.

Tulisan ini berdasarkan pada referensi yang diperoleh dari:
http://support.microsoft.com/kb/287070
Mudah sekali bukan...??


Monday, December 8, 2008

Pindahan Pidgin ke Kompie lain (Win32)

Tulisan ini bermula dari saat aku telah selesai menginstall harddisk kompie ku yg baru dan hendak memindahkan semua log percakapan yang ada. Pidgin yang aku gunakan di sini ialah Pidgin for Win32, yaitu aku install pada system berbasis Microsoft Windows XP. Pada saat tulisan ini aku buat, recent version dari Pidgin ialah version 2.5.2.
Informasi dalam tulisan ini, mengacu pada F.A.Q dari Pidgin, yang dapat dilihat di:
http://developer.pidgin.im/wiki/Using Pidgin
Semua data-data tentang setting, baik setting account, option, alias, dan log percakapan, ternyata tidak disimpan di folder instalasi Pidgin itu sendiri. Melainkan ternyata semua hal ini disimpan di folder:
C:\Documents and Settings\username\Application Data\.purple
Untuk setting account ada di:
C:\Documents and Settings\username\Application Data\.purple\accounts.xml
Untuk setting alias account ada di:
C:\Documents and Settings\username\Application Data\.purple\blist.xml
Untuk log percakapan ada di:
C:\Documents and Settings\username\Application Data\.purple\logs\
Tinggal copy saja semua file-file di atas ke kompie baru yg sudah diinstall Pidgin juga, langsung semuanya akan kembali seperti semula.