Thursday, August 7, 2008

Squid for FTP Traffic (continue...)

Today aku mencoba sebuah ide. Begini konsepnya, aku akan men-drop semua packet yang lewat port 21. Dengan demikian, harapanku, traffic ini akan otomatis tidak lagi memiliki direct access, tetapi akan dibelokkan lewat proxy.
Maka aku mengutak-atik sedikit baris di /etc/rc.d/rc.firewall.local, yaitu file yang memang disediakan oleh IPCop apabila kita hendak melakukan custom rules (dengan harapan agar tidak perlu mengutak-atik, atau bahkan merusak tatanan default firewall dari IPCop).
Untuk men-drop semua packet yang lewat port 21, aku menambahkan baris berikut ini:
/sbin/iptables -A CUSTOMFORWARD -i eth0 –o eth1 -p tcp -m mport --dports 21 -j DROP
dimana eth0 ialah interface yang menghadap ke arah LAN, dan eth1 ialah interface yang mengarah ke internet. Kemudian custom rule ini aku jalankan dengan melakukan reload dari file tersebut, yaitu dengan perintah /etc/rc.d/rc.firewall.local reload
Setting koneksi browser kurubah dengan mode manual, dan kumasukkan ip beserta port dari proxy server. Dan langsung kucoba untuk melakukan koneksi ke ftp server dari salah satu game online via browser. Hasilnya memuaskan, traffic ftp dapat dicapture dengan baik oleh squid.
Berikutnya, kucoba untuk melakukan koneksi ftp via software FTP Client, yaitu aku menggunakan FileZilla. Hasilnya menyedihkan, koneksi FTP sama sekali gagal....!!!!
Berikutnya langsung kucoba untuk menjalankan proses patching dari game online yang memiliki ftp server ini. Bah....hasilnya sungguh-sungguh mengecewakan. Proses patching sama sekali gagal terkoneksi, alias koneksi ftp yang hendak dilakukan gagal total.
Kesimpulannya, metode ini memang memaksa koneksi ftp untuk lewat squid, tetapi hanya jika koneksi tersebut dilakukan via browser. Jika koneksi dilakukan via native FTP Client, maka koneksi ftp akan sama sekali gagal dilakukan.

Socializer Widget By Blogger Yard
SOCIALIZE IT →
FOLLOW US →
SHARE IT →

1 comments:

Justin said...

ngga bakal bisa karena FTP bekerja di dua port, 21 dan 20.